3 Feb 2010

Sebuah Perguruan Tinggi Idaman




“Sebuah Perguruan Tinggi Idaman”

“Orang yang lebih besar sesalannya di  hari kiamat, ialah siapa yang  memperoleh kesempatan untuk menuntut ilmu di dunia ini, tetapi dia tidak menuntutnya dan seorang yang mengajarkan pengetahuan, maka orang yang mendengarkannya memanfaatkan ilmunya, tetapi dia sendiri tidak”.( Ibnu ‘Asakir dari Anas ) Saya tidak mau menjadi orang yang menyesal di kemudian hari jika tidak mempergunakan kesempatan menurut  dan mempergunakannya ilmu. Karena memang pada saat ini saya masih mencari ilmu. Mario Nabil Puspita Bayumi Achmad , seorang pelajar smkn 9 malang yang jika nanti sudah lulus di smk juga ingin meneruskan ke Perguruan Tinggi yang saya Idamkan.

Jika dalam konsep ini diharapkan  memberikan ide-ide yang kratif dan inovatif yang bisa menjadi sebuah inspirasi bagi mahasiswa atau calon mahasiswa , dan belatar belakankan pandangan yang komprehensif mengenai Perguruan Tinggi Idaman maka, permulaannya adalah mengenal Mutu Kwalitas, Fasilitas, dan Kopetensi. Mutu Kwalitas itu bisa berupa Dosen favorit yang mampu menangani, memahami, dan mengaplikasikan kopetensi-kopetensi yang diajarkan ke mahasiswa. Dan selalu Uptodate dalam mengajarkan Standard Kopetensi. Fasilitas yang lengkap sesuai kebutuhan mahasiswa juga sangat berpengaruh besar dalam sebuah Perguruan Tinggi, karena memang  selain sebagai media bantuan untuk proses pembelajaran yang harus di penuhi, fasilitas ini memang perlu, semakin lengkap dan memenuhi kebutuhan, semakin baik pula mahasiswa dalam melakukan proses pembelajaran.

Kopetensi standard yang dipakaipun sebenarnya juga belum cukup, namun semua itu sepintar-pintarnya seorang dosen dalam mengaplikasikan sebuah pembelajaran, walaupun kopetensi dasar yang dipakai sudah memenuhi syarat, setidaknya berbagi ilmu dilain jam belajar juga baik. Dan yang terpenting dalam sebuah Kopetensi adalah harus terus dikaji sesuai kebutuhan mahasiswa, dengan itu proses yang dikerjakan juga menuai hasil yang bagus juga.

Salah satu hal yang membuat calon mahasiswa dalam memilih sebuah perguruan tinggi adalah Beasiswa. Dengan beasiswa ini bisa membuat semangat dalam pembelajaran calon mahasiswa, karena jika suatu Perguruan Tinggi mengadakan beasiswa bagi anak pintar atau berbakat akademik maupun nonakademik, hal itu sangat menjunjung khusunya bagi anak atau calon mahasiswa di Ekonomi kelas bawah, namun memiliki talenta atau bakat yang mungkin bisa diteruskan. Mungkin banyak anak-anak berprestasi di kalangan Ekonomi kelas bawah yang ingin sekali meneruskan ke Perguruan Tinggi namun memiliki kendala masalah ekonomi, dengan diadakannya beasiswa, anak-anak berprestasi semakin menggebu – gebu ingin sekali masuk di Sebuah Perguruan Tinggi Idaman. Saya yakin setiap Perguruan Tinggi memiliki system Beasiswa.

Jika sudah berbicara beasiswa, tentunnya sudah mempersiapkan hal-hal yang harus dijalani,
·        Dengan mengukur kemampuan sesuai minat dan bakat, kita akan lebih mudah untuk mencari jurusan yang kelak kita tempati di Perguruan Tinggi.
·        Jika masalah biaya, kita kembali ke beasiswa namun apa salahnya memilih Perguruan Tinggi Yang diIdamkan dengan Mutu Kwalitas, Fasilitas, dan Kopetensi yang terus dikaji untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa.

Namun perlu diingat, jangan memandang Sebuah Perguruan Tinggi dengan Mutu Kwalitas yang kurang baik, Fasilitas yang kurang memadai sebagai angan-angan “Pasti disitu(Perguruan Tinggi), kita tidak akan lulus dengan hasil yang memuaskan!”. Sesungguhnya Mutu Kwalitas, Fasilitas hanyalah sebuah alat atau fasilator. Dan yang menjadi sumber kunci mencapai sukses adalah diri kita sendiri, bagaimana kita memanfaatkan dan mengambil ilmu dari seorang dosen atau fasilitas di sebuah Perguruan Tinggi itu. Semuanya kembali kepada Niat kita, yaitu “ Untuk apa kita Kuliah di Perguruan Tinggi?”.

“Sesungguhnya amal itu menurut Niat. Setiap orang  yang hanya memperoleh apa yang diNiatkannya. Oleh sebab itu siapa yang hijrahnya karena Allah SWT dan Rasul-Nya, maka nilainya hijrah kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Siapa yang ada hijrahnya karena Dunia yang hendak dikawininya, maka nilainya hijrah menurut tujuan hijrah.” (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Umar bin Khattab).


Jika kita sudah berniat melakukan sebuah hal, secara kita sadari niat itu mempunyai efek banyak hal. Sesungguhnya  bagian awal dalam hidup dalam melakukan sebuah kegiatan adalah Niat. Segala sesuatu yang tanpa didasari dengan niat maka bagaikan ruang kosong yang hampa tanpa udara.
“Jika ada niat, segalanya pun jadi”
Dalam sebuah ujian, secara tidak sengaja kita pasti mengingginkan lulus dan kita berniat ingin lulus ujian, secara tidak langsung kita pasti bersemangat belajar dan berdo’a agar lulus dengan nilai yang memuaskan. Dan itu sama halnya kita mencari sebuah Perguruan Tinggi Idaman. Kita sudah berniat dan mengincar sebuah Perguruan Tinggi, maka kita harus berusaha sekuat semampu kita agar apa yang kita jalani kelak di dunia mahasiswa tidak sia-sia begitu saja.

Pada intinya kalau kita mencari sebuah Perguruan Tinggi Idaman, disamping kita Berniat dan memilih – milih mutu kwalitas, fasilitas, dan kopetensi. Kita harus sadar bahwa kita mencari itu untuk meneruskan kejenjang Dunia Kerja. Dan seorang mahasiswa itu adalah penerus generasi dalam sebuah dunia kerja itu. Sekian dan terima kasih. Mario Nabil Puspita Bayumi Achmad.




Nb: Copy - Paste tanpa izin adalah pencuri.


  • http://dirikumario.blogspot.com/2010/02/inilah-perguruan-tinggi-idaman.html



  • http://dirikumario.blogspot.com/2010/02/ketika-perguruan-tinggi-yang-kita.htmlli

  • 5 Mario Nabil - Free Full Downloads Software, Games, Movies, Article: Sebuah Perguruan Tinggi Idaman “Sebuah Perguruan Tinggi Idaman” “Orang yang lebih besar sesalannya di  hari kiamat, ialah siapa yang  memperoleh kesempatan untuk menun...

    19 komentar:

    1. postingan yang suip sob.....tema yg diambilpun kweren dan mengena ttng PT idaman....yah sperti biasa dulu ane kuliah di PTN cuma bayar Rp.650000 tiap smester....tapi adik angkatan bawah skarang malah bayar lebih...dua kali lipat ane bayar...yah katanya buat peningkatan mutu n kwalitas...oh iya masalah beasiswa tuh jg pwenting...ane pernah ngalamin kalo mau dapet beasiswa tu perlu lewat belakang juga agar bisa dapet.....

      Salam Persahabatan
      dwell-articles

      BalasHapus
    2. @dwell-articles : wah mahal juga ya kak.., tapi memang semua itu harus dikaji sesuai kebutuhan mahasiswa, supaya tetap stabil menjalankan kompeten. (^^,)

      @guntung benua tuha : amiiiin... iya, nnti q kunjung'i.

      BalasHapus
    3. Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusa yang diambil tidak sesuai,,

      nice post sob,,

      BalasHapus
    4. @aan : betul jg sob, maka dari itu sebelumnya kita harus mngerti apa skill kita,. tnx's

      BalasHapus
    5. Nice posting sob, moga sukses selalu

      BalasHapus
    6. @amuysblog-berbagi : amiin. tnx's kawan.

      BalasHapus
    7. Perguruan tinggi manapun, swasta maupun negeri, bila jurusan sesuai dengan keahlian dan mau mendalami keahlian itu, PASTI akan sukses pada masa tua. Berlaku sebaliknya.

      BalasHapus
    8. @ iptek-online : mantab....(^_^)

      BalasHapus
    9. Mungkin kita juga perlu tahu potensi diri kita guna menentukan pilihan... Artikel yang bagus ..

      BalasHapus
    10. @ Syahida : betul juga itu... masama sob.

      BalasHapus
    11. Semoga sukses sobat. Makasi uda pasang link saya. Link sudah terpasang.

      BalasHapus
    12. @ MyPC Spot : amiin. ia.. masama (^^,)

      BalasHapus
    13. mogga masuk PT yang diidamkan ya kag.. :))

      BalasHapus
    14. Sukses selalu untuk semua usaha yg telah di lakukan

      BalasHapus
    15. @ osi : tnx's ya kawan.. masama unt sebuah ksukssAn.

      BalasHapus
    16. q jg ngin msug d pt idman sya..

      BalasHapus
    17. @ Diary : dng keniatan pasti isa (^^,)

      BalasHapus

    < >